Memiliki tanaman di rumah tidak selalu harus bertujuan untuk mempercantik halaman atau membuat ruangan terasa lebih hijau. Jika memilih jenis yang tepat, tanaman yang ditanam di rumah juga bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari, terutama sebagai bahan masakan. Tidak perlu memiliki halaman yang luas untuk membuat kebun kecil di rumah. Beberapa tanaman bahkan dapat tumbuh dengan baik di dalam pot, polybag, atau wadah bekas yang sudah tidak digunakan. Selama mendapatkan cukup sinar matahari dan dirawat dengan baik, tanaman tersebut bisa dipanen sedikit demi sedikit ketika dibutuhkan. Menariknya, menanam sayuran dan tanaman bumbu sendiri juga bisa menjadi cara sederhana untuk menghemat pengeluaran dapur. Anda tidak harus selalu membeli bahan masakan seperti cabai, daun bawang, atau kemangi ketika hanya membutuhkan sedikit. Lantas, tanaman apa saja yang bisa ditanam di rumah dan sekaligus dimasak? Berikut beberapa pilihan yang bisa dicoba. Cabai menjadi salah satu tanaman yang cukup menarik untuk ditanam di rumah karena hampir selalu digunakan dalam masakan Indonesia. Mulai dari sambal, tumisan, sup, hingga berbagai masakan berkuah, cabai dapat memberikan rasa pedas sekaligus menambah aroma pada makanan. Tanaman cabai juga tidak membutuhkan lahan yang terlalu luas. Anda bisa menanamnya di dalam pot dengan ukuran yang cukup besar dan meletakkannya di halaman, balkon, atau area rumah yang mendapatkan sinar matahari. Perawatannya pun relatif sederhana. Tanaman perlu disiram secara rutin, tetapi jangan sampai tanah terlalu basah. Setelah tanaman tumbuh cukup besar dan mulai menghasilkan buah, cabai dapat dipanen sesuai kebutuhan. Jika ingin memiliki persediaan cabai sendiri di rumah, Anda juga bisa mencoba menanam beberapa jenis sekaligus, seperti cabai rawit, cabai merah, atau cabai keriting. Daun bawang termasuk tanaman yang mudah ditanam, bahkan bagi orang yang baru mulai berkebun. Tanaman ini bisa ditanam menggunakan pot kecil dan tidak membutuhkan tempat yang terlalu luas. Daun bawang biasanya digunakan sebagai pelengkap berbagai makanan, seperti mi, sup, telur dadar, nasi goreng, hingga martabak telur. Aromanya yang khas juga membuat masakan terasa lebih segar. Salah satu hal menarik dari daun bawang adalah bagian pangkalnya masih dapat dimanfaatkan untuk ditanam kembali. Jadi, setelah membeli daun bawang dari pasar, jangan langsung membuang bagian akarnya. Potongan tersebut dapat ditanam di media tanah dan dirawat hingga tumbuh kembali. Dengan cara sederhana ini, Anda bisa memiliki persediaan daun bawang sendiri tanpa harus selalu membeli dari pasar. Bagi pencinta lalapan, kemangi tentu sudah tidak asing lagi. Daunnya memiliki aroma khas yang membuat makanan terasa lebih segar. Kemangi biasanya dimakan sebagai lalapan atau digunakan sebagai pelengkap berbagai masakan. Tanaman kemangi cukup mudah ditanam di rumah. Anda bisa menanamnya langsung di tanah atau menggunakan pot dan polybag. Letakkan tanaman di tempat yang mendapatkan sinar matahari agar pertumbuhannya lebih baik. Kemangi juga dapat dipanen secara bertahap. Cukup ambil bagian daun yang sudah cukup besar tanpa mencabut seluruh tanaman. Dengan begitu, tanaman masih dapat menghasilkan daun baru. Selain digunakan untuk makanan, tanaman kemangi juga bisa membuat halaman rumah terlihat lebih hijau dan segar. Seledri merupakan tanaman lain yang cocok ditanam di rumah, terutama jika Anda sering memasak makanan berkuah. Daunnya biasa digunakan untuk menambah aroma pada sup, bakso, soto, hingga berbagai masakan lainnya. Tanaman ini dapat ditanam dalam pot berukuran kecil sehingga cocok untuk rumah dengan lahan terbatas. Anda bisa meletakkannya di area yang mendapatkan cahaya matahari cukup, misalnya dekat jendela atau teras. Agar tanaman tumbuh dengan baik, pastikan media tanam tetap lembab tanpa membuat air menggenang. Daun seledri dapat dipanen ketika sudah tumbuh cukup lebat. Menanam seledri sendiri juga cukup praktis karena Anda hanya perlu mengambil beberapa helai ketika memasak. Sisanya bisa dibiarkan tumbuh untuk digunakan kembali. Kangkung menjadi salah satu sayuran yang cukup mudah ditanam, bahkan oleh pemula. Pertumbuhannya relatif cepat dan tidak membutuhkan perawatan yang rumit. Anda bisa menanam kangkung menggunakan pot, polybag, atau wadah yang cukup lebar. Tanaman ini dapat ditanam di halaman rumah, balkon, maupun area terbuka yang mendapatkan sinar matahari. Setelah tumbuh cukup besar, kangkung bisa dipanen untuk dibuat menjadi tumisan, cah kangkung, atau berbagai menu lainnya. Karena dapat dipanen dalam waktu relatif singkat, kangkung cocok bagi Anda yang ingin mencoba berkebun tetapi tidak ingin menunggu terlalu lama. Agar hasil panen tetap baik, lakukan penyiraman secara rutin dan pastikan tanaman mendapatkan cukup cahaya. Bayam juga bisa menjadi pilihan untuk kebun sayur sederhana di rumah. Tanaman ini dapat tumbuh di dalam pot atau polybag sehingga tidak membutuhkan lahan yang luas. Bayam bisa dimasak menjadi sayur bening, tumisan, atau dicampurkan ke dalam berbagai menu lainnya. Anda juga dapat menanamnya dalam jumlah kecil dan melakukan penanaman secara bertahap agar selalu memiliki tanaman yang siap dipanen. Selain mudah ditanam, bayam memiliki masa panen yang relatif cepat. Hal tersebut membuatnya cukup cocok untuk pemula yang baru belajar memanfaatkan lahan rumah sebagai kebun kecil. Tomat tidak hanya bisa ditanam di kebun, tetapi juga dapat tumbuh dengan baik di dalam pot. Tanaman ini bahkan bisa menjadi dekorasi alami karena buahnya yang berwarna merah ketika matang membuat halaman terlihat lebih berwarna. Tomat dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan dapur. Buahnya bisa dijadikan sambal, saus, campuran tumisan, sup, atau dimakan langsung sebagai pelengkap makanan. Jika ingin menanam tomat di rumah, pilih pot yang cukup dalam karena tanaman membutuhkan ruang untuk berkembang. Anda juga bisa memberikan penyangga agar batang tanaman tidak mudah roboh ketika tumbuh tinggi. Pastikan tanaman mendapatkan sinar matahari yang cukup dan lakukan penyiraman secara teratur. Sawi merupakan salah satu sayuran yang cukup fleksibel untuk ditanam di rumah. Tanaman ini bisa ditanam menggunakan polybag atau wadah sederhana yang memiliki lubang drainase. Sawi biasanya digunakan untuk membuat tumisan, mi, capcay, sup, dan berbagai menu lainnya. Karena dapat dipanen ketika ukurannya sudah cukup besar, Anda bisa menyesuaikan waktu panen dengan kebutuhan. Jika memiliki beberapa pot, cobalah menanam sawi secara bergantian. Cara ini membuat waktu panen tidak datang bersamaan sehingga Anda bisa mendapatkan sayuran segar secara berkala. Tidak hanya sayuran, beberapa tanaman bumbu dapur juga bisa ditanam di rumah. Salah satunya adalah serai. Serai memiliki aroma yang kuat dan sering digunakan untuk berbagai masakan Indonesia. Selain itu, serai juga biasa digunakan dalam minuman tradisional. Tanaman ini cukup mudah dirawat dan dapat tumbuh dalam pot berukuran cukup besar. Anda dapat menanamnya di area terbuka yang mendapatkan sinar matahari. Jika sudah tumbuh banyak, beberapa batang serai dapat dipanen sesuai kebutuhan. Bagian yang tidak digunakan bisa tetap dibiarkan tumbuh sehingga menghasilkan tunas baru. Daun pandan dikenal karena aromanya yang khas. Tanaman ini sering digunakan dalam pembuatan nasi, kue tradisional, kolak, hingga berbagai jenis minuman. Pandan dapat ditanam di dalam pot dan diletakkan di halaman rumah. Tanaman ini biasanya akan tumbuh semakin lebat jika mendapatkan cukup air dan sinar matahari. Memiliki tanaman pandan sendiri cukup menguntungkan bagi Anda yang sering membuat makanan atau minuman tradisional. Saat membutuhkan beberapa lembar daun pandan, Anda bisa langsung mengambilnya dari halaman tanpa harus membeli. Jika ingin mencoba tanaman yang sedikit berbeda, mint bisa menjadi pilihan. Daun mint dapat digunakan untuk membuat minuman, teh, infused water, makanan penutup, hingga beberapa jenis masakan. Tanaman ini memiliki aroma yang menyegarkan dan bisa memberikan nuansa berbeda pada kebun kecil di rumah. Mint juga dapat ditanam menggunakan pot sehingga cocok untuk rumah dengan lahan terbatas. Namun, sebaiknya mint ditanam dalam wadah tersendiri karena pertumbuhannya cukup cepat. Dengan begitu, tanaman tidak mudah mengambil ruang dari tanaman lain. Rosemary mungkin belum terlalu umum digunakan dalam masakan sehari-hari seperti cabai atau daun bawang. Namun, tanaman ini menarik untuk ditanam bagi Anda yang suka memasak makanan ala Barat. Daun rosemary dapat digunakan sebagai bumbu untuk berbagai hidangan, terutama kentang, ayam, daging, hingga berbagai olahan panggang. Aromanya yang khas juga dapat membuat masakan terasa lebih harum. Tanaman rosemary dapat ditanam di dalam pot dan diletakkan di area yang mendapatkan sinar matahari cukup. Karena bentuknya juga menarik, tanaman ini dapat sekaligus menjadi bagian dari dekorasi rumah. Menanam tanaman yang bisa dimasak di rumah memberikan lebih banyak manfaat daripada sekadar membuat halaman terlihat hijau. Anda bisa mendapatkan bahan masakan segar sekaligus memiliki kegiatan sederhana yang menyenangkan. Tidak perlu menunggu memiliki halaman luas untuk memulainya. Beberapa pot kecil di teras atau balkon sudah cukup untuk membuat kebun mini. Tanaman seperti cabai, daun bawang, kemangi, seledri, dan kangkung bisa menjadi pilihan awal karena cukup familiar digunakan dalam masakan sehari-hari. Selain membantu mengurangi frekuensi membeli bahan masakan tertentu, berkebun juga membuat Anda lebih dekat dengan proses menghasilkan makanan sendiri. Ada kepuasan tersendiri ketika bahan yang digunakan untuk memasak berasal dari tanaman yang dirawat sendiri di rumah. Jadi, jika memiliki sedikit ruang kosong di rumah, tidak ada salahnya mengubahnya menjadi kebun mini. Pilih tanaman yang paling sering digunakan, rawat secara rutin, dan nikmati hasilnya ketika sudah waktunya dipanen. Jika Anda ingin memiliki hunian yang terjamin aman, nyaman dan juga terpercaya, Anda bisa temukan di Ray White Cikarang. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi website Ray White Cikarang di https://cikarang.raywhite.co.id. Find a home that suits your lifestyle with Ray White!12 Tanaman yang Bisa Ditanam di Rumah dan Bisa Dimasak.
1. Cabai
2. Daun Bawang
3. Kemangi
4. Seledri
5. Kangkung
6. Bayam
7. Tomat
8. Sawi
9. Serai
10. Daun Pandan
11. Mint
12. Rosemary
Lebih Hemat dan Menyenangkan dengan Kebun Sendiri