logo-raywhite-offcanvas

02 Sep 2026 NEWS 9 min read
Cara Membersihkan Noda Keringat yang Membekas di Sarung Bantal, Bisa Pakai Bahan di Rumah

Cara Membersihkan Noda Keringat yang Membekas di Sarung Bantal, Bisa Pakai Bahan di Rumah

Sarung bantal menjadi salah satu perlengkapan tidur yang paling sering bersentuhan langsung dengan kulit. Karena digunakan hampir setiap malam, tidak heran jika sarung bantal lebih mudah kotor dibandingkan bagian tempat tidur lainnya. Salah satu masalah yang cukup sering muncul adalah noda keringat yang lama-kelamaan meninggalkan bekas kekuningan atau kecokelatan pada kain.

Noda keringat di sarung bantal biasanya tidak langsung terlihat. Pada awalnya, kain mungkin hanya terasa sedikit lembap setelah digunakan. Namun, jika sarung bantal jarang dicuci atau noda tidak dibersihkan dengan tepat, bekas tersebut dapat semakin menempel dan membuat warna kain terlihat kusam.

Selain mengganggu penampilan, sarung bantal yang kotor juga tentu kurang nyaman digunakan. Apalagi, bantal bersentuhan langsung dengan wajah dan rambut selama berjam-jam ketika tidur. Karena itu, membersihkan sarung bantal secara rutin menjadi bagian penting dari menjaga kebersihan kamar tidur.

Kabar baiknya, membersihkan noda keringat tidak selalu membutuhkan cairan pembersih khusus. Beberapa bahan sederhana yang ada di rumah dapat digunakan untuk membantu mengangkat noda, asalkan cara penggunaannya disesuaikan dengan jenis kain sarung bantal.

Berikut beberapa cara membersihkan noda keringat yang membekas di sarung bantal yang bisa dicoba di rumah.

Kenapa Sarung Bantal Bisa Menguning karena Keringat?

Kondisi ini biasanya semakin terlihat pada sarung bantal berwarna putih atau warna terang. Bagian yang sering terkena keringat, seperti area sekitar kepala dan leher, perlahan dapat berubah menjadi kekuningan. Itulah sebabnya mencuci sarung bantal secara rutin lebih baik daripada menunggu sampai noda terlihat jelas.

1. Cuci dengan Deterjen dan Air Hangat

Cara paling sederhana untuk membersihkan noda keringat adalah menggunakan deterjen dan air hangat. Cara ini cocok dilakukan ketika noda belum terlalu lama menempel pada kain.

Pertama, lepaskan sarung bantal dari bantal dan periksa bagian yang memiliki noda. Kemudian, siapkan wadah berisi air hangat dan tambahkan deterjen secukupnya. Rendam sarung bantal selama kurang lebih 15–30 menit agar kotoran yang menempel mulai melunak.

Setelah direndam, kucek perlahan bagian yang bernoda. Tidak perlu menggosoknya terlalu keras karena dapat membuat serat kain cepat rusak. Jika noda masih terlihat, Anda dapat mengulangi proses perendaman sebelum mencucinya seperti biasa.

Perlu diperhatikan bahwa tidak semua jenis kain cocok dicuci menggunakan air hangat. Untuk sarung bantal berbahan tertentu, sebaiknya periksa terlebih dahulu label perawatannya agar tidak menyebabkan kain menyusut atau berubah bentuk.

2. Manfaatkan Baking Soda untuk Noda yang Membandel

Baking soda juga bisa menjadi pilihan ketika noda keringat sudah cukup lama menempel. Bahan ini sering digunakan dalam perawatan rumah tangga karena dapat membantu mengangkat kotoran sekaligus mengurangi bau yang menempel pada kain.

Caranya cukup mudah. Campurkan baking soda dengan sedikit air hingga membentuk pasta. Setelah itu, oleskan pasta tersebut pada bagian sarung bantal yang bernoda. Diamkan selama sekitar 15–30 menit agar baking soda bekerja pada noda.

Selanjutnya, kucek bagian tersebut secara perlahan menggunakan tangan atau sikat berbulu lembut. Setelah noda mulai terangkat, bilas sarung bantal hingga bersih dan lanjutkan dengan proses pencucian menggunakan deterjen.

Sebaiknya jangan menggunakan baking soda secara berlebihan, terutama pada bahan kain yang memiliki karakteristik khusus. Jika ragu, lakukan pengujian terlebih dahulu pada bagian kain yang tidak terlalu terlihat.

3. Gunakan Cuka Putih untuk Membantu Menghilangkan Bau

Selain noda kekuningan, keringat yang menempel terlalu lama juga dapat menyebabkan sarung bantal memiliki bau kurang sedap. Untuk mengatasinya, cuka putih dapat digunakan sebagai salah satu bahan tambahan dalam proses pencucian. Campurkan cuka putih dengan air, kemudian gunakan larutan tersebut untuk merendam sarung bantal selama beberapa menit. Setelah itu, cuci menggunakan deterjen seperti biasa dan bilas hingga bersih.

Cuka sebaiknya tidak digunakan secara langsung dalam jumlah banyak pada kain. Penggunaan yang berlebihan juga tidak diperlukan karena tujuan utamanya adalah membantu mengurangi bau dan kotoran yang menempel.

Yang tidak kalah penting, jangan mencampurkan cuka dengan pemutih berbahan klorin. Campuran tersebut dapat menghasilkan gas yang berbahaya. Jika ingin menggunakan kedua produk dalam proses mencuci, gunakan secara terpisah dan pastikan kain sudah dibilas dengan baik.

4. Coba Air Perasan Lemon untuk Sarung Bantal Putih

Sarung bantal putih memang terlihat bersih dan rapi, tetapi noda keringat biasanya lebih mudah terlihat pada warna tersebut. Jika bekas kuning mulai muncul, air perasan lemon dapat menjadi salah satu pilihan perawatan rumahan.

Lemon memiliki sifat asam yang dapat membantu mengatasi noda tertentu. Anda bisa mencampurkan air perasan lemon dengan air, lalu mengoleskan atau merendam bagian kain yang terkena noda. Setelah beberapa saat, cuci sarung bantal menggunakan deterjen. Jika memungkinkan, jemur di tempat yang mendapatkan cukup sinar matahari setelah proses pencucian.

Namun, metode ini sebaiknya digunakan dengan hati-hati pada kain berwarna. Kandungan asam dapat memengaruhi warna kain tertentu. Karena itu, lakukan tes pada bagian kecil yang tersembunyi terlebih dahulu.

5. Jangan Langsung Menggosok Noda Terlalu Keras

Ketika melihat noda kuning yang membandel, sebagian orang mungkin langsung menggosok kain sekuat tenaga. Padahal, cara tersebut belum tentu membuat noda lebih cepat hilang.

Menggosok terlalu keras justru dapat merusak serat kain. Akibatnya, permukaan sarung bantal menjadi kasar atau berbulu. Pada kain tertentu, warna juga bisa menjadi lebih pudar. Lebih baik gunakan metode perendaman terlebih dahulu. Biarkan air dan bahan pembersih membantu melonggarkan noda sebelum kain dikucek secara perlahan.

Jika noda sudah lama menempel, proses membersihkannya memang mungkin membutuhkan waktu lebih dari satu kali pencucian. Jadi, tidak perlu terburu-buru menggunakan bahan pembersih dalam jumlah berlebihan.

6. Gunakan Pemutih dengan Hati-Hati

Pemutih memang dikenal efektif untuk membantu membersihkan kain putih. Namun, penggunaannya perlu diperhatikan karena tidak semua sarung bantal cocok dengan produk tersebut.

Pemutih berbahan klorin, misalnya, dapat merusak serat kain jika digunakan terlalu sering atau dalam konsentrasi yang terlalu tinggi. Pada beberapa kondisi, penggunaan pemutih yang tidak tepat bahkan dapat membuat kain putih terlihat semakin kusam atau kekuningan.

Jika ingin menggunakan pemutih, baca petunjuk pada kemasan dan perhatikan label perawatan sarung bantal. Untuk kain berwarna, hindari penggunaan pemutih biasa karena dapat membuat warna luntur. Sebagai alternatif, Anda bisa memilih produk pemutih khusus untuk pakaian berwarna atau menggunakan deterjen dengan formula penghilang noda yang sesuai dengan jenis kain.

7. Jemur Sarung Bantal sampai Benar-Benar Kering

Setelah dicuci, jangan langsung memasang sarung bantal jika kain masih terasa lembap. Kondisi lembap dapat membuat kain berbau apek dan menjadi tempat yang kurang ideal untuk menyimpan bakteri serta jamur. Jemur sarung bantal sampai benar-benar kering. Pastikan bagian dalam dan luar kain mendapatkan sirkulasi udara yang baik.

Untuk sarung bantal berwarna, hindari menjemurnya terlalu lama di bawah sinar matahari yang sangat terik karena dapat membuat warna lebih cepat pudar. Anda bisa menjemurnya di tempat yang terang dan memiliki sirkulasi udara baik. Sementara itu, sarung bantal putih dapat dijemur di bawah sinar matahari secukupnya untuk membantu membuatnya terasa lebih segar.

8. Cuci Sarung Bantal Secara Rutin

Membersihkan noda keringat yang sudah lama menempel memang bisa dilakukan, tetapi langkah terbaik sebenarnya adalah mencegah noda tersebut semakin parah. Sarung bantal sebaiknya dicuci secara rutin, terutama jika digunakan setiap malam. Frekuensi pencucian dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing, tetapi mencucinya sekitar satu kali seminggu dapat menjadi kebiasaan yang baik untuk menjaga kebersihan tempat tidur.

Jika Anda mudah berkeringat saat tidur, memiliki kulit atau rambut yang berminyak, atau sering menggunakan produk perawatan sebelum tidur, sarung bantal mungkin perlu dicuci lebih sering. Jangan lupa mencuci sarung bantal bersama perlengkapan tidur lainnya seperti seprai dan sarung guling agar kebersihan tempat tidur tetap terjaga secara menyeluruh.

9. Perhatikan Produk yang Digunakan Sebelum Tidur

Noda pada sarung bantal tidak selalu berasal dari keringat. Produk skincare, makeup, hair oil, dan berbagai produk perawatan lainnya juga dapat menempel pada kain. Jika menggunakan skincare pada malam hari, berikan waktu agar produk menyerap dengan baik sebelum tidur. Untuk produk rambut yang mengandung minyak, usahakan tidak menggunakannya secara berlebihan sebelum kepala menyentuh bantal.

Kebiasaan sederhana tersebut dapat membantu mengurangi jumlah minyak dan produk yang berpindah ke sarung bantal. Selain itu, membersihkan wajah sebelum tidur juga penting. Kulit yang bersih membuat lebih sedikit kotoran dan minyak yang menempel pada sarung bantal sepanjang malam.

10. Jangan Menunggu Noda Menjadi Terlalu Lama

Semakin lama noda dibiarkan, biasanya semakin sulit pula proses membersihkannya. Noda keringat yang masih baru cenderung lebih mudah diatasi dibandingkan noda yang sudah menumpuk selama berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan.

Karena itu, ketika mulai melihat perubahan warna pada sarung bantal, segera lakukan pencucian. Jangan menunggu sampai seluruh bagian kain berubah warna. Perawatan rutin juga dapat membantu memperpanjang usia sarung bantal. Kain tidak perlu dicuci menggunakan bahan pembersih yang terlalu keras jika noda dapat dicegah sejak awal.

Tips Agar Sarung Bantal Tidak Cepat Menguning

Selain mengetahui cara membersihkan noda keringat di sarung bantal, ada beberapa kebiasaan sederhana yang bisa dilakukan untuk mencegah noda muncul kembali. Salah satunya adalah mengganti sarung bantal secara rutin. Jangan menggunakan sarung yang sama terlalu lama karena keringat dan minyak dari tubuh akan terus menumpuk pada kain.

Anda juga dapat memilih sarung bantal dari bahan yang nyaman dan memiliki sirkulasi udara baik. Bahan yang dapat menyerap keringat dengan baik akan membuat permukaan bantal terasa lebih nyaman ketika digunakan.

Jika sering berkeringat saat tidur, pastikan kamar memiliki sirkulasi udara yang cukup. Menggunakan kipas angin atau pendingin ruangan juga dapat membantu membuat suhu kamar lebih nyaman.Terakhir, jangan lupa mencuci bantal sesuai petunjuk perawatannya. Sarung bantal yang bersih akan kurang maksimal jika bagian dalam bantal sendiri jarang dibersihkan.

Noda keringat yang membekas di sarung bantal memang cukup mengganggu, terutama jika membuat kain putih terlihat kekuningan. Namun, masalah ini sebenarnya bisa diatasi dengan beberapa cara sederhana menggunakan bahan yang mudah ditemukan di rumah, seperti deterjen, baking soda, cuka putih, atau lemon.

Kunci utamanya adalah tidak membiarkan noda terlalu lama menempel. Semakin cepat sarung bantal dicuci, semakin mudah pula kotoran dan bekas keringat dihilangkan. Hindari juga menggosok kain terlalu keras atau menggunakan bahan pemutih secara sembarangan karena dapat merusak serat dan warna kain.

Selain membersihkan noda, menjaga kebersihan sarung bantal secara rutin juga penting karena perlengkapan tersebut bersentuhan langsung dengan wajah dan rambut setiap malam. Dengan kebiasaan mencuci secara teratur, menjemur hingga benar-benar kering, serta memperhatikan produk yang digunakan sebelum tidur, sarung bantal akan tetap bersih, nyaman, dan lebih awet digunakan.

Jika Anda ingin memiliki hunian yang terjamin aman, nyaman dan juga terpercaya, Anda bisa temukan di Ray White Cikarang. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi website Ray White Cikarang di https://cikarang.raywhite.co.id. Find a home that suits your lifestyle with Ray White!