Siapa sih yang tidak kenal dengan lidah buaya? Tanaman tangguh yang satu ini sudah lama menjadi primadona di dunia berkebun, baik bagi para kolektor tanaman hias kawakan maupun bagi pemula yang baru saja ingin mencoba menghijaukan rumah. Selain karena tampilannya yang unik dengan daun berdaging tebal, lidah buaya disukai karena sifatnya yang sangat mandiri dan tidak manja. Kamu tidak perlu meluangkan waktu setiap jam untuk menyiramnya, dan tanaman ini bisa tetap hidup subur meskipun sesekali kamu lupa merawatnya karena kesibukan harian yang padat. Namun, tahu tidak kalau varietas lidah buaya itu jumlahnya ada ratusan di dunia? Banyak orang mengira bahwa lidah buaya hanya ada satu jenis, yaitu yang biasa diambil gelnya untuk masker rambut atau diolah menjadi minuman segar. Padahal, ada banyak sekali varietas lidah buaya dengan bentuk, corak, dan ukuran yang sangat beragam. Beberapa di antaranya bahkan memiliki ukuran yang sangat mungil dengan warna-warna estetik yang sangat cocok untuk dijadikan pemanis meja kerja, ruang tamu, atau sudut balkon minimalis rumah kamu. Artikel ini akan membahas secara mendalam namun santai mengenai berbagai jenis tanaman lidah buaya yang paling cocok untuk dipelihara di dalam maupun di area sekitar rumah. 5 Jenis Lidah Buaya yang Cocok untuk Dirumah Jenis pertama yang paling wajib kita bahas tentu saja adalah Aloe barbadensis miller, atau yang lebih populer dikenal masyarakat luas sebagai lidah buaya sejati. Ini adalah jenis lidah buaya klasik yang paling sering kamu temui di pekarangan rumah atau di penjual tanaman hias pinggir jalan. Ciri khas utamanya adalah daunnya yang bisa tumbuh sangat besar, panjang, berwarna hijau pekat dengan sedikit bintik putih saat masih muda, serta memiliki duri yang cukup lunak di sepanjang pinggiran daunnya. Alasan utama mengapa jenis ini sangat direkomendasikan untuk ada di rumah adalah karena kandungan manfaatnya yang luar biasa kaya. Bagian dalam daunnya menyimpan gel tebal yang mengandung zat antiinflamasi alami, vitamin, dan mineral. Ketika kulit kamu terkena luka bakar ringan karena tidak sengaja menyentuh wajan panas saat memasak, atau ketika rambut terasa kering dan kusam, kamu tinggal memotong sebatang daunnya dan langsung mengoleskan gel segarnya. Memelihara tanaman ini di rumah ibarat memiliki kotak obat herbal pribadi yang siap sedia kapan saja dibutuhkan. Kalau kamu memiliki keterbatasan lahan atau tinggal di hunian minimalis seperti kamar kos dan apartemen, jenis Aloe aristata atau Lace Aloe (lidah buaya renda) adalah jawaban yang paling tepat. Berbeda jauh dengan saudaranya yang bisa tumbuh raksasa, jenis yang satu ini memiliki ukuran yang sangat mungil dan kompak. Daunnya tumbuh melingkar membentuk pola roset yang sangat rapi dan rapat, menyerupai bentuk bunga yang sedang mekar dengan anggun. Daya tarik utama dari lidah buaya renda terletak pada tekstur permukaannya. Daunnya yang berwarna hijau gelap dihiasi oleh bintik-bintik putih menonjol yang bertekstur kasar, serta ujung daun yang meruncing dengan serat halus mirip renda. Karena ukurannya yang tidak akan tumbuh melebar ke mana-mana, kamu bisa menanamnya di dalam pot keramik kecil yang estetik. Meletakkannya di atas meja kerja di samping laptop atau di rak pajangan ruang tamu akan langsung memberikan sentuhan alami yang estetik tanpa memakan banyak tempat. Bagi kamu yang menyukai tanaman hias dengan tampilan yang sedikit nyentrik dan mencuri perhatian, Aloe variegata atau yang akrab disapa Tiger Aloe (lidah buaya harimau) wajib masuk ke dalam daftar belanjaan kamu selanjutnya. Tanaman ini dinamakan demikian karena memiliki corak belang-belang putih horizontal yang sangat tegas di atas permukaan daunnya yang berwarna hijau tua, mirip sekali dengan motif loreng pada tubuh harimau. Selain coraknya yang modis, bentuk pertumbuhan daunnya juga tergolong unik karena tumbuh saling menumpuk ke atas membentuk struktur segitiga yang kokoh. Tekstur daunnya sangat keras dan tebal, membuatnya terlihat seperti tanaman artifisial atau tanaman plastik yang sengaja dipajang. Lidah buaya harimau ini memiliki ketahanan yang sangat tinggi terhadap udara kering di dalam ruangan, sehingga sangat aman untuk diletakkan di dalam ruangan ber-AC sebagai pemanis estetika interior rumah kamu. Bosan dengan warna hijau yang itu-itu saja di dalam ruangan? Kamu bisa mencoba memelihara Aloe nobilis atau Goldtooth Aloe (lidah buaya gigi emas). Dari segi bentuk fisik, tanaman ini sekilas mirip dengan jenis lidah buaya mini lainnya yang tumbuh membentuk roset melingkar. Namun, yang membedakannya secara dramatis adalah warna duri-duri kecil yang berjejer di sepanjang pinggiran daunnya. Duri-duri pada varietas ini memiliki warna kuning cerah hingga jingga keemasan yang sangat kontras dengan warna dasar daunnya yang hijau muda. Uniknya lagi, jika kamu meletakkan tanaman ini di tempat yang terkena limpahan sinar matahari langsung secara konsisten, ujung-ujung daunnya akan berubah warna menjadi kemerahan yang eksotis. Perpaduan warna hijau, kuning emas, dan semburat merah ini akan memberikan nuansa hangat dan ceria di sudut jendela atau area teras rumah kamu. Sebelum kamu memutuskan untuk pergi ke toko tanaman dan membeli salah satu dari jenis di atas, ada baiknya kamu menyesuaikannya terlebih dahulu dengan kondisi ruangan yang tersedia di rumah. Jika tujuan utamamu adalah untuk pemanfaatan herbal, kecantikan, atau diletakkan di area luar ruangan (outdoor) yang luas seperti kebun depan rumah, maka Aloe vera klasik adalah pilihan terbaik karena mereka membutuhkan ruang tumbuh yang lapang dan matahari penuh agar batangnya bisa berkembang gemuk. Sebaliknya, jika kamu lebih fokus pada urusan dekorasi estetik di dalam ruangan (indoor layout), pilihlah varietas mini seperti lidah buaya renda atau lidah buaya harimau. Jenis-jenis mini ini tidak memerlukan pot yang besar dan bisa beradaptasi dengan baik di bawah cahaya lampu ruangan atau jendela yang hanya terkena sinar matahari tidak langsung. Memilih varietas yang pas dengan ketersediaan ruang akan membuat tanaman tumbuh lebih optimal dan tidak menyulitkan kamu dalam melakukan penataan ruang harian. Meskipun lidah buaya terkenal sebagai tanaman yang tangguh dan susah mati, ada satu musuh utama yang paling sering membuat tanaman ini layu dan membusuk, yaitu air yang tergenang berlebihan. Ingat, lidah buaya adalah bagian dari keluarga sukulen yang habitat aslinya adalah daerah kering, sehingga mereka lebih suka kekurangan air daripada kelebihan air. Kunci utamanya adalah menggunakan media tanam yang sangat gembur dan poros, seperti campuran tanah, pasir malang, dan sekam bakar agar air bisa langsung mengalir keluar setelah disiram. Untuk urusan penyiraman, kamu cukup melakukannya ketika kondisi media tanam di dalam pot sudah benar-benar kering kerontang sampai ke bagian dalamnya. Cukup siram satu atau dua kali saja dalam seminggu, tergantung seberapa panas cuaca di sekitar rumahmu. Pastikan pot yang kamu gunakan memiliki lubang pembuangan air yang cukup di bagian bawahnya, dan jangan biarkan ada air yang menggenang di piringan alas pot dalam waktu lama karena hal itu akan memicu pembusukan akar yang bisa membuat daun lidah buaya menjadi lembek dan berwarna kecoklatan. Memilih dan merawat tanaman lidah buaya di rumah adalah sebuah langkah yang sangat menyenangkan dan memberikan banyak keuntungan. Kamu tidak hanya mendapatkan dekorasi ruangan alami yang estetik, segar, dan memanjakan mata, tetapi juga bisa menikmati berbagai manfaat kesehatan dan kecantikan langsung dari alam tanpa perlu mengeluarkan biaya yang mahal. Dengan berbagai pilihan varietas yang ada mulai dari Aloe vera besar yang kaya khasiat, si mungil lidah buaya renda yang rapi, corak loreng harimau yang modis, hingga kilau duri emas yang hangat kamu bebas berkreasi menentukan gaya taman mini yang paling sesuai dengan kepribadian rumahmu. Rawatlah tanaman ini dengan penuh kasih sayang lewat cara penyiraman yang tepat, dan biarkan kecantikan alaminya memberikan aura positif serta kesegaran di dalam hunian tercinta setiap harinya. Selamat berkebun dan memilih lidah buaya favoritmu! Jika Anda ingin memiliki hunian yang terjamin aman, nyaman dan juga terpercaya, Anda bisa temukan di Ray White Cikarang. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi website Ray White Cikarang di https://cikarang.raywhite.co.id. Find a home that suits your lifestyle with Ray White!1. Aloe Barbadensis Miller (Lidah Buaya Sejati / Klasik)
2. Aloe Aristata (Lidah Buaya Renda / Lace Aloe)
3. Aloe Variegata (Lidah Buaya Harimau / Tiger Aloe)
4. Aloe Nobilis (Lidah Buaya Gigi Emas / Goldtooth Aloe)
Tips Sederhana Memilih Jenis yang Paling Pas untuk Kondisi Rumahmu
Cara Gampang Merawat Lidah Buaya Biar Nggak Gampang Busuk